Google Maps Membawa Petaka! Sejumlah Pemudik Hampir Celaka Usai Nyasar ke Jalan Tak Bisa Dilalui

Google Maps Membawa Petaka! Sejumlah Pemudik Hampir Celaka Usai Nyasar ke Jalan yang Tak Bisa Dilalui

|
Editor: Joanita Ary
Kompas TV
GOOGLE MAPS -- Mirisnya perjalanan mudik dari empat mobil yang tersesat masuk ke jalur persawahan ketika mencoba menghindari kemacetan di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Polisi menyebut kejadian ini bermula saat mobil-mobil yang datang dari arah Semarang menuju Yogyakarta menggunakan aplikasi penunjuk jalan, Google Maps. Awalnya, kendaraan dapat masuk ke jalan utama, namun kemudian diarahkan ke jalur yang semakin sempit hingga akhirnya tidak bisa dilalui bahkan oleh sepeda motor sekalipun. 

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA – Mirisnya perjalanan mudik dari empat mobil yang tersesat masuk ke jalur persawahan ketika mencoba menghindari kemacetan di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Polisi menyebut kejadian ini bermula saat mobil-mobil yang datang dari arah Semarang menuju Yogyakarta menggunakan aplikasi penunjuk jalan, Google Maps.

Awalnya, kendaraan dapat masuk ke jalan utama, namun kemudian diarahkan ke jalur yang semakin sempit hingga akhirnya tidak bisa dilalui bahkan oleh sepeda motor sekalipun.

Beruntung ada seorang polisi yang mengetahui kejadian tersebut, dan segera membantu mengarahkan mobil agar dapat kembali ke jalan utama.

Kejadian serupa juga dialami oleh pemudik asal asal Kabupaten Jember menuju Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, juga berujung petaka.

Mobil yang mereka tumpangi tersasar ke Perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, akibat mengikuti arahan Google Maps.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (2/4) sekitar pukul 02.30 WIB.

Mobil yang dikemudikan Jamilul Huda, warga Kelurahan Jumerto, itu awalnya berangkat bersama dua mobil lainnya dari Jember menuju Pesanggaran.

Namun, di tengah perjalanan, mobil Jamilul Huda terpisah dari rombongan.

Penuh percaya diri, mereka kemudian mengandalkan Google Maps untuk melanjutkan perjalanan.

Namun apesnya, aplikasi navigasi tersebut justru mengarahkan mereka ke jalan buntu di area perkebunan Kendenglembu.

"Mereka menggunakan Google Maps untuk mempercepat jarak tempuh. Akan tetapi, malah nyasar ke perkebunan Kendenglembu, sebelum wisata Doesoen Kakao," kata Koordinator Damkarmat Sektor Genteng Kabupaten Banyuwangi, Sutikno, kepada wartawan.

Dan ketika hendak berputar arah, mobil yang berisikan tiga orang tersebut terperosok ke parit.

Kondisi jalan yang sempit dan gelap membuat mereka kesulitan untuk keluar dari parit.

Halaman
12
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved