Angelina Sondakh Bongkar Kondisi DPR pada Eranya, Singgung Permainan Kekuasaan
Angelina Sondakh kembali jadi sorotan setelah membongkar kondisi pemerintahan di DPR pada eranya, dinilai sebagai permainan sistem.
Penulis: Ayu Miftakhul
Editor: Yurika NendriNovianingsih

TRIBUNNEWS.COM - Selebriti sekaligus mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dari fraksi Partai Demokrat buka suara mengenai kondisi di DPR pada eranya.
Diketahui, pemilik nama lengkap Angelina Patricia Pingkan Sondakh ini, sempat menjabat sebagai anggota DPR pada periode 2004-2009 dan terpilih kembali untuk periode 2009-2014. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) kala itu.
Sebelum akhirnya, istri mendiang Adjie Massaid ini, sempat menjadi tersangka kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan lalu.
Sudah menjalani masa hukuman 10 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta, subsider 6 bulan kurungan, kini Angelina Sondakh kembali bersuara soal kondisi di lingkungan DPR pada eranya.
Menurutnya, menjadi DPR berkaitan dengan permainan game.
Ia menyadari posisinya itu setelah sempat menjalani hukuman karena tersandung kasus korupsi.
"Ini saya ngomongin di zamannya saya, di lingkungan saya ya. Cuman sekarang aku nggak bisa menilai," jelas Angelina Sondakh, dikutip dari YouTube Trans TV Official, Kamis (28/8/2025).
"(Dulu) it's about game, tentang akrobatiknya orang. Aku mengetahui ketika aku akhirnya harus masuk penjara."
"Aku melihat lebih daripada helikopter view 'oh berarti aku dari dulu dibeginiin'," jelasnya lagi.
Secara blak-blakan, mantan Puteri Indonesia 2001 ini, menyebut pemerintahan DPR pada zamannya berkaitan dengan permainan kekuasaan dan kepentingan.
"Permainan kekuasaan, permainan kepentingan. Sesungguhnya kan nilai idealisme kan untuk semua kepentingan rakyat, tetapi dizamannya aku, aku melihat kok jadi kepentingan segelintir orang atau kelompok saja,"
Baca juga: Angelina Sondakh Bela Aaliyah Massaid yang Dikritik Tinggalkan Bayi Hadiri Pernikahan Al Ghazali
Bahkan ketika disinggung soal wakil raykat yang berniat idealis membela kepentingan masyarakat, dikatakannya, akan kalah oleh sistem yang ada di sana.
"Jadi kalau ada orang yang idealis ingin betul-betul membela kepentingan masyarakat, ketika masuk di situ bisa lupa?," timpal Feni Rose selaku host program Rumpi Trans TV.
"Mungkin kalah set kali ya. Karena kita berbicara sistem yang sudah ada akhirnya jadi budaya," jawab Angelina Sondakh.
Tolak Masuk Politik Lagi
Angelina Sondakh telah dinyatakan bebas dari penjara sejak 27 April 2022, lalu.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.