Israel Klaim Bunuh Hassan Bdeir, Pejabat Hizbullah dalam Serangan Udara di Beirut
Sebuah serangan udara Israel menewaskan empat orang, termasuk seorang pejabat Hizbullah, Hassan Bdeir di pinggiran selatan Beirut, Selasa (1/4/2025)
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut pada Selasa (1/4/2025) menewaskan empat orang.
Di antaranya termasuk pejabat senior Hizbullah, Hassan Bdeir.
Serangan ini semakin memperburuk gencatan senjata yang goyah antara Israel dan Hizbullah.
Bdeir, yang merupakan anggota unit Hizbullah dan Pasukan Quds Iran.
Ia diduga terlibat dalam merencanakan serangan besar terhadap warga sipil Israel bersama Hamas.
Sumber keamanan Lebanon mengonfirmasi bahwa serangan ini menargetkan tokoh Hizbullah yang bertanggung jawab atas urusan Palestina, Daily Sabah dan Reuters melaporkan.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa selain Bdeir, serangan ini juga menewaskan seorang wanita dan melukai tujuh orang lainnya.
Ini merupakan serangan kedua Israel di wilayah yang sama dalam lima hari terakhir.
Eskalasi ketegangan ini terjadi setelah Israel melancarkan serangan ke Gaza setelah dua bulan gencatan senjata.
Amerika Serikat juga melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.
Ancaman bagi Israel
Baca juga: Populer Internasional: 5 Fakta Serangan Udara Israel di Gaza - Houthi-Hizbullah Bersiap Membalas
Anggota parlemen Hizbullah, Ibrahim Moussawi, mengutuk serangan ini sebagai "agresi besar" dan mendesak Lebanon untuk mencari solusi diplomatik.
Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan bahwa Bdeir adalah ancaman langsung bagi Israel.
Dikatakan, serangan itu menghancurkan tiga lantai atas gedung yang dikuasai Hizbullah.
jurnalis di lokasi melaporkan bahwa kaca di lantai bawah tetap utuh, menandakan serangan terarah.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.