Tunggu 2.0 detik untuk membaca artikel
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE
tag populer

5 Menteri Prabowo Rapat di Wanam Merauke yang Diproyeksikan Jadi Pusat Cadangan Pangan Nasional 

Menteri Kabinet Merah Putih menggelar rapat terbatas di kawasan Wanam, Merauke, yang menjadi yang diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in 5 Menteri Prabowo Rapat di Wanam Merauke yang Diproyeksikan Jadi Pusat Cadangan Pangan Nasional 
handout
RAPAT DI WANAM - Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat tinggi negara meninjau langsung perkembangan di kawasan Wanam, Merauke, yang akan menjadi Pusat Cadangan Nasional, Selasa (26/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat tinggi negara menggelar rapat terbatas di kawasan Wanam, Kabupaten Merauke, yang menjadi yang diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional, Selasa (26/8/2025).

Rapat dipimpin Menko Pangan Zulkifli Hasan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dan dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dan Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon.

Turut hadir pula Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur, Dirut Pindad, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan). 

Pemerintah merancang Wanam sebagai salah satu lokasi untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pembangunan kawasan satelit pangan yang dikerjakan oleh putra putri bangsa sesuai arahan Presiden Prabowo. 

Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional serta Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional. 

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) sekaligus Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Frega Wenas mengatakan pembagian tugas antar kementerian terkait proyeks strategis tersebut telah ditetapkan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025. 

"Dalam rangka Proyek Strategis Nasional di Wanam, Kementerian Pertahanan bertanggung jawab memberikan dukungan pengamanan dalam setiap kegiatan percepatan pembangunan kawasan termasuk dalam mendukung pengembangan industri pertahanan yang dilaksanakan oleh Pindad," kata Frega saat dikonfirmasi pada Rabu (27/8/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum berperan dalam penyusunan dan penetapan pedoman pembangunan infrastruktur.

Kementerian Lingkungan Hidup, lanjut dia, diberi tugas untuk mempercepat proses dan pemberian persetujuan lingkungan bagi kegiatan utama maupun kegiatan pendukung, sehingga aspek keberlanjutan dan kelestarian tetap terjamin. 

Baca juga: Pemerintah akan Impor 200 Ribu Ton Gula Kristal Mentah untuk Stok Cadangan Pangan

Kementerian Pertanian melaksanakan langkah-langkah percepatan melalui kegiatan cetak sawah, penyediaan sarana dan prasarana produksi, serta penanaman, guna mendukung target swasembada pangan secara nasional. 

"Wanam diproyeksikan menjadi pusat Cadangan Pangan Nasional melalui program cetak sawah seluas 1 juta hektare, sekaligus sebagai kawasan pengembangan berbagai infrastruktur vital bandara, pelabuhan, dan jaringan irigasi," kata Frega.

"Pembangunan di Wanam juga mencakup program biodiesel, penguatan industri pertahanan, serta jalan penghubung Wanam–Boven Digoel sepanjang kurang lebih 130 kilometer," ungkapnya.

Baca juga: Menhut Dikritik Jangan Serampangan Soal Penggunaan 20 Juta Hektare Hutan bagi Cadangan Pangan

Menko Pangan ditetapkan sebagai ketua otorita yang berperan mengorkestrasi seluruh kementerian dan lembaga terkait. 

Frega mengatakan tujuan PSN tersebut untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dengan menjamin cadangan pangan dan infrastruktur pendukung yang berkelanjutan.  

Sebagai PSN, pembangunan Wanam dikawal oleh Satgas Merah Putih yang terdiri dari unsur TNI dengan dukungan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.

"Menteri Pertahanan menegaskan bahwa pengembangan Wanam tidak hanya berfokus pada sektor pangan dan energi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kedaulatan negara," pungkasnya.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas